Wednesday, November 25, 2015

Petani dan anak laki-lakinya

Menjelang ajalnya seorang ayah, mengumpulkan semua anak-anaknya. Dia ingin kebun anggurnya bisa terurus dengan baik oleh anak-anaknya saat dia tinggalkan nanti

Lalu dia pesan pada anaknya, bahwa ada harta karun yang ia taruh, diantara kebun anggur tersebut.

Keesokan harinya anak-anak pria tersebut mulai sibuk berpura-pura menggarap kebun. Mereka antusias menggarap kebun namun sebenarnya mereka mencari harta karun.

Bberapa waktu berjalan, mereka tidak mendapatkan apapun, namun mereka mendapat balasan pohon anggur yang berbuah banyak. mereka merasakan kebahagian panen yang melimpah.


Sebuah ungkapan Jika kita pemalas, paksalah bekerja, jika belum bisa memaksakan diri untuk bekerja, pura-puralah bekerja. dari kepura-puraan akan menjadi kebiasaan
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
Powered by Blogger.
 

Delivered by FeedBurner