Tuesday, March 31, 2015

Kisah kebaikan belum tentu berbalas

Seorang pria dengan bercucur keringat dia menarik nafas panjang sambil duduk dia menuang secangkir air putih. Seorang pria berambut gondrong menyapa pria tersebut “kenapa mas kok Nampak capek sekali”, “Itu mas abis perbaiki genteng kos-kosan temanku itu” Pria itu menjawab, lalu pria gondrong itu pun bertanya kembali “lho yang punya kos kemana?” “dia lagi pulang kampong, tadi BBM aku minta tolong diperbaiki gentengnya” Pria gondrng tersebut tersenyum “Ngapain capek-capek botulin genteng yang punya kos malah enak-enak pulang kampong”
Pria itu senyum sambil menjawab pertanyaan pria gondrong “ya namanya nolong teman, suatu hari kalo saya ada masalah orang lain juga nolong saya?
Pria gondong itu bertanya kembali “yakin.,, kamu susah-susah gini temanmu mau balas budi??? Kamu pernah berbuat baik pada orang tapi tidak ada balasan, ucapan bahkan justru balasan dengan hal menyakitkan dari rang tersebut? Pasti pernah kan”
Pria itu mengangguk “iya sih pernah”. Pria gondrong pun tertawa “lha ngapain kamu capek-capek, percuma saja kita baik sama orang lain,,orang itu juga belum tentu baik pada kita”
Pria itu mulai setuju dengan pria gondong,

Pria gondrong itu pun berdiri, “gini aku beri tahukan sesuatu, kalo kita berbuat baik dengan tujuan yang tidak bisa diharapkan buat apa gunanya, ingat-ingat berapa teman kita yang berkhianat padahal kita baik pada mereka”
Pria itu berkata “tapi saya tidak enak kalau ga nolong “ , pria gondrong itu menjawab “rasa ga enak, emang kamu yakin temanmu peduli???”
Pria gondorng itu tersenyum lebar “hahaha seriu amat, Aku kasi tahu, kalo kita berbuat baik jangan karena berharap balasan dari orang yang kita tolong, atau merasa tidak enak dengan orang tersebut, jika kita menolong orang itu karena Tuhan memrintahkan kita untuk melakukanya, dan berharap lah balasan dari Tuhan bukan dari mereka”

Pria itu pun tersenyum “oalaa,,,….. kupikir aku salah nolong orang”. Si pia gondrong tertawa “hahaha….tidak ada yang salah dengan perbuatanmu, tapi tujuan kamu yang salah”

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
Powered by Blogger.
 

Delivered by FeedBurner